Welcome to MY OFFICIAL BLOG diary. This blog contains about my outpouring of my heart and also my little notes.

If you come and I am pleased to read this note, please give comments that are useful to me.



By : Pricillia Putri

Sunday, 9 June 2013

Ibu, Rasa Sayang dan Ketelusan hatinya

Catatan Pricillia

Selama 9 bulan seorang ibu mengandung, dengan penuh kesabaran dan ke ikhlasan hatinya. membawa kita kemana-mana. Rasa lelah dan beratnya hanya dirasakan sebuah kebahagiaan yang tiada tara.
Disaat detik-detik kita dihadirkan ke muka bumi, ibu hanya bisa menikamti rasa sakit yang begitu mendalam dan bertaruh nyawa demi buah hati yang di cintainya.
Adakah kita seorang anak bisa merasakan kasih sayang seorang ibu yang begitu dalam dan tulus.
Harta dan materi, tenaga dan pikiran, jiwa dan raga nya semuanya dikorbankan untuk kita dengan rasa tulus, tidak ada sedikitpun rasa imbal balik.

Terkadang kita hanya disuruh hal sepele oleh seorang ibu saja kita menjawab "ahhh.... ibu saja laah"
ibu bekerja siang dan malam, kaki dikepala kepala dikaki, hanya untuk kita yang dicintai. tetapi kita seorang anak tak pernah menyadari dan merasakan, malah kita enak-enakan dan hura-hura.

Coba kita lihat ibu kita sekarang, sudah tua renta dan kriput, kringatnya selalu bercucuran setiap hari. Tetapi tetap saja kita bisa menyadari. Mungkin jika seorang ibu sudah terbujur kaku dan telah pergi untuk selama lamanya kita baru menyadarinya. 

Maukah kita seperti itu, belum sempat kita meminta maaf, belum sempat kita memberikan yang terbaik, belum sempat kita membahagiakan, tetapi ibu kita sudah di panggil oleh Sang Maha Kuasa?
Sebelum itu terjadi, mari kita sadari betapa kasih sayang dan ketulusan seorang ibu.

" Maafkan Kami ibu, tak bisa menjadi yang terbaik buat mu, tak bisa membalas semua yang telah engkau berikan, hanya air mata dan doa ku yang tulus yang bisa ku berikan kepada mu ibu. Sekali lagi, maafkanlah dosa-dosa anak mu wahai ibu, jika engkau tak mau memaafkan, dosa-dosa anak mu, sungguh kami adalah anak durhaka yang siap di bakar oleh api neraka "



Terimakasih Sudah Menyimak Artil Pricillia. Jika Anda menyukai Artikel Blog Pricillia, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel Menarik Setiap hari dari Diary Pricillia

0 komentar:

Post a Comment